1. Mentimun
Ketimun atau scientifict Cucumis Sativus tak
hanya enak dan menyegarkan untuk di makan, sebab khasiat buah ini juga
sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan. Ketimun cukup mudah
ditemui, sebab sering dijadikan sebagai pelengkap lalapan, pecal, maupun
minuman segar.
Sebuah ketimun segar, umumnya mengandung
0,65% protein, 0,1% lemak dan 2,2% karbohidrat. Selain itu ketimun juga
mengandung zat bermanfaat lainnya, seperti kalsium, zat besi,
magnesium, fosforus, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2 dan vitamin C.
2.Bengkoang
Kali ini kita akan membahas soal Manfaat Buah Bengkoang untuk Kesehatan dan Kecantikan.
Selain bisa dimakan untuk campuran rujak manis, ternyata bengkoang atau
juga disebut bengkuang memilik beragam khasiat yang dapat kita peroleh
jika kita rajin mengkonsumsinya. Bengkuang yang dalam bahasa latinnya
Pachyrhizuserosus dapat mencapai panjang 4-5 meter dengan menjalar.
Umbinya mengandung gula, fosfor, pati dankalsium. Umbi ini juga memiliki
efek pendingin karena mengandung kadar air 86-90%. Rasa manis berasl
dari suatu oligosakorida yang di sebut inulin ( pati sayuran )
Inulin telah digunakan sebagai pengganti gula
dan penurun kalori makanan seperti es krim, produduk susu dan roti.
komponen ini tidak dapat dicerna enzim dalam usus manusia, sehingga
melewati mulut dan usus tanpa di metabolisme. dalam usus besar barulah
insulin mengalami fermentasi oleh mikroflora usus menjadi asam lemak dan
laktat, dengan hasil samping berupa biomassa bakteri dan gas. Karena
sifat yang tidak tercerna ini inulin cocok dikonsumsi penderita
diabetes. Sifat penting dari inulin adalah sebagai serat makanan, sifat
ini berpengaruh pada fungsi usus dan perbaikan parameter dalam darah.
Inulin mempengaruhi fungsi usus dengan
meningkatkan massa feses dan meningkatkan frekuensi defekasi terutama
pada penderita konstipasi. Perbaikan parameter lemak dalam darah, antara
lain penurunan kadar triliserida serum dan kolesterol darah pada
penderita hypercholerolemia.
3.Lidah Buaya
Tentu Kita tahu tumbuhan lidah buaya yang terkrnal banyak kasiatnya itu dalam mrngobati berbagai penyakit
Selain dapat menyuburkan rambut, lidah buaya juga dikenal berkhasiat untuk mengobati sejumlah penyakit. Di antaranya diabetes melitus dan serangan jantung.
Lidah buaya atau sering disebut Aloevera adalah salah satu tanaman obat yang sangat berkhasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Lisah buaya ini sudah digunakan bangsa Samaria sekitar tahun 1875 SM. Seorang peracik obat-obatan tradisional yang berkebangsaan Yunani bernama Dioscordes, menyebutkan bahwa lidah buaya dapat mengobati berbagai penyakit misalnya bisul, kulit memar, pecah-pecah, lecet, rambut rontok, wasir, dan radang tenggorokan.
Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat, mengatakan bahwa keampuhan lidah buaya tak lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga.
4.wortel
Wortel dikenal memiliki kandungan Vitamin A
yang sangat tinggi, selain memiliki unsur lain seperti kalori, protein,
lemak, hidrat arang, kalsium, dan besi. Wortel termasuk tumbuhan yang
ditanam sepanjang tahun, terutama di daerah pegunungan yang memiliki
suhu udara dingin dan lembab, dan tumbuhan ini dapat tumbuh pada semua
musim.
5.Gingseng
ialah tumbuhan yang berumur panjang dan boleh
tumbuh sehingga beratusan tahun . Ginseng liar biasanya tumbuh
berlimpah di hutan –hutan pergunungan yang gelap dan daerah yang
memiliki iklim 4 musim yang berbeza. Ginseng adalah tumbuh di bawah
naungan pohon- pohon lain dan menghindari secara langsung dari sinar
mahatari .Ginseng memang akan merana kalau tumbuh di tempat terbuka.
Ginseng juga memerlukan curah hujan yang cukup dengan fluktuasi siang
dan malam yang besar . Tanah yang sesuai untuknya ialah lempung berpasir
.
Pertumbuhan ginseng adalah lambat
sekali . Pada umur 5 tahun , tanaman baru mulai bercabang dan berbatang
dua karena cabang itu muncul langsung dari tanah. Pada umur itu tanaman
belum berbunga .Setelah berumur 10 tahun dan bercabang empat barulah ada
satu cabang khusus yang ditumbuhi bunga . Ginseng akan berbunga pada
setiap musim bunga . Sesebatang ginseng yang matang akan mempunyai 5
daun di tangkainya. Tiga daun berukuran besar dan dua lagi berukuran
kecil. Kuntum bunga ginseng adalah berwarna kelabu dan akan bertukar
menjadi gugusan buah yang berwarna merah tua pada penghujung musim
panas.Bunganya berukuran kecil seperti biji kemiri.
Bentuk
akarnya berbentuk seperti tubuh manusia . Akarnya bercabang dan
panjang. Kulitnya kuning dan putih dalam bahagian dalaman . Panjangnya
bervariasi iaitu daripada beberapa sentimeter(pada tanaman yang berumur
beberapa tahun ) sampai 30 cm (pada tanaman 10 tahun ke atas ), Akarnya
berbau pahit dan manis.Sari akar ginseng itu mengandungi
panaksosida(sejenis glikosida saponin).
6.Singkong
Umbi singkong merupakan sumber energi yang
kaya karbohidrat namun sangat miskin akan protein. Sumber protein yang
bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino
metionin.
Selain umbi akar singkong
banyak mengandung glukosa dan dapat dimakan mentah. Rasanya sedikit
manis, ada pula yang pahit tergantung pada kandungan racun glukosida
yang dapat membentuk asam sianida.
Umumnya
daging umbi singkong berwarna putih atau kekuning – kuningan, untuk
rasanya manis menghasilkan paling sedikit 20 mg HCN per kilogram umbi
akar yang masih segar dan 50 kali lebih banyak pada umbi yang rasanya
pahit. Pada jenis singkong yang pahit, proses pemasakan sangat
diperlukan untuk menurunkan kadar racunnya.
Umbi
singkong tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin.
Dalam hal ini umbi singkong mudah sekali rusak, ditandai dengan
keluarnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang
bersifat racun bagi manusia.
Singkong
banyak digunakan pada berbagai macam penganan, mulai dari kripik,
kudapan, sayuran hingga tape. Bahkan bisa juga dibuat tepung singkong
yaitu tepung tapioka yang dapat digunakan untuk mengganti tepung gandum,
tepung ini baik untuk pengidap alergi.
7.Kunyit
Manfaat Tanaman Obat Kunyit. Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak
dan bersifat tahunan (perenial) yang tersebar di seluruh daerah tropis.
Tanaman kunyit tumbuh subur dan liar disekitar hutan/bekas kebun.
Diperkirakan berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, ada
juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Di daerah Jawa,
kunyit banyak digunakan sebagai ramuan jamu karena berkhasiat
menyejukkan, membersihkan, mengeringkan, menghilangkan gatal, dan
menyembuhkan kesemutan. Manfaat utama tanaman kunyit, yaitu: sebagai
bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik, bahan
bumbu masak, peternakan dll. Disamping itu rimpang tanaman kunyit itu
juga bermanfaat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba,
pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan
kolesterol, serta sebagai pembersih darah.
8.Keji Beling
Keji beling atau orang jawa menyebutnya dengan nama “sambang geteh”,
sementara di tanah pasundan dikenal dengan sebutan “remek daging”,
“reundeu beureum”, dan orang ternate menyebutnya dengan nama “lire”.
Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan
natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam
silikat, tannin, dan glikosida. Kegunaannya sebagai obat disentri, diare
(mencret) dan obat batu ginjal serta dapat juga sebagai penurun
kolesterol. Daun tanaman ini selain direbus untuk diminum airnya, juga
dapat dimakan sebagai lalapan setiap hari dan dilakukan secara teratur.
Daun keji beling juga kerap digunakan untuk mengatasi tubuh yang gatal
kena ulat atau semut hitam, caranya dengan cara mengoleskan langsung
daun keji beling pada bagian yang gatal tersebut. Untuk mengatasi diare
(mencret), disentri, seluruh bagian dari tanaman ini direbus, selama
lebih kurang setengah jam, kudian airnya diminum. Sama juga prosesnya
untuk mengobati batu ginjal. Daun keji beling juga dapat mengatasi
kencing manis dengan cara dimakan sebagai lalapan secara teratur setiap
hari. Demikian pula untuk mengobai penyakit lever (sakit kuning), ambien
(wasir) dan maag dengan cara dimakan secara teratur.
9.Sambiloto
Sambiloto (Andrographis paniculata), adalah sejenis tanaman herba dari
famili Acanthaceae, yang berasal dari India dan Sri Lanka. Sambiloto
juga dapat dijumpai di daerah lainnya, seperti Indonesia, Malaysia,
Thailand, serta beberapa tempat di benua Amerika. Genus Andrographis
memiliki 28 spesies herba, namun hanya sedikit yang berkhasiat medis,
salah satunya adalah Andrographis paniculata (sambiloto). Daun sambiloto
banyak mengandung senyawa Andrographolide, yang merupakan senyawa
lakton diterpenoid bisiklik. Senyawa kimia yang rasanya pahit ini
pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun1911. Andrographolide
memiliki sifat melindungi hati (hepatoprotektif), dan terbukti mampu
melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Khasiat
ini berkaitan erat dengan aktifitas enzim-enzim metabolik tertentu.
Sambiloto telah lama dikenal memiliki khasiat medis. Ayurveda adalah
salah satu sistem pengobatan India kuno yang mencantumkan sambiloto
sebagai herba medis, dimana sambiloto disebut dengan nama Kalmegh pada
Ayurveda. Selain berkhasiat melindungi hati, sambiloto juga dapat
menekan pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa
aktifnya, yakni Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin
dependent kinase 4).
10.Handeuleum
HANDEULEUM (Graptopthyllum pictum [L.] Griff) Khasiat dan cara
pengobatan: Wasir: 10 g daun handeuleum segar dicuci bersih lalu direbus
dalam 2 gelas air sampai air rebusan tersisa 1 gelas. Setelah dingin,
saring dan minum air rebusan pagi dan sore masing-masing ½ gelas. Memar:
kulit batang dibersihkan lalu ditumbuk halus kemudian dibalurkan dan
dibalut dengan perban pada daerah yang memar. Ganti 2 kali sehari.
Sembelit: cuci 7 lembar daun lalu rebus dengan 2 gelas air hingga 1
gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar